DPP LIRA: Jika Ada Monopoli Proyek di Pemerintahan Thoriq Husler, Laporkan!

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Wapres DPP LIRA Ryan Latief angkat bicara terkait adanya dugaan monopoli proyek dalam pemerintahan Bupati Luwu Timur Thoriq Husler.

“Saya sebagai Wapres DPP LIRA dan juga Panglima Front Kedaulatan Rakyat Indonesia mendesak jika ada temuan dugaan KKN atau monopoli proyek di Kabupaten Luwu Timur agar segera melakukan pelaporan ke aparat hukum,” kata Ryan Latief, kepada Djournalist.com, Kamis 21 November 2019.

Hal itu kata Ryan agar mencegah persoalan ini menjadi konsumsi politik apalagi menjurus pada kampanye hitam.

“Kita tahu sebentar lagi akan dilaksanakan pemilihan kepala daerah di Lutim. Jangan sampai isu ini dibuat-buat dan dimanfaatkan menjadi kampanye hitam, apalagi mengarah ke fitnah situasi menjelang Pilkada 2020. Kita juga tahu suhu politik di Luwu Timur sedang panas,” terang Ryan, yang juga putra asal Tana Luwu ini.

Dengan begitu, mantan Ketua Pertina Sulsel ini mendukung proses hukum apalagi menyangkut korupsi.

“Kami mendukung proses hukum terhadap dugaan-dugaan penyalagunaan kewenangan yang masuk ke ranah korupsi, jolusi, nepotisme. Mari kita kawal roda pemerintahan yang tersisa kurang lebih 11 bulan ini. Kita semua inginkan kepala daerah Luwu Timur yang akan memimpin selanjutnya terbebas dari KKN apalagi membangun dinasti kekuasaan Luwu Timur. Bukan tempat mereka,” tegas Ryan.

5 Tahun Pemerintahan Thoriq Husler “Dikuasai” PT Tristar Mandiri 

Sebelumnya diberitakan, Lembaga Anti Korupsi Sulsel Muhammad Ansar, membeberkan dugaan monopoli proyek APBN dan APBD di pemerintahan Bupati Luwu Timur Muhammad Thoriq Husler dalam kurung lima tahun. (**)