Residivis Bawa 5 Kg Sabu Dibungkus Bersama Kerupuk Tewas Ditembak

MAKASSAR, DJOURNALIST.com -Satuan Reskrim Narkoba Polrestabes Makassar berhasil mengungkap peredaran sabu seberat 5 kilo gram.

“Barang ini (sabu 5 kg) dari Pontianak melalui kargo Lion menuju Kota Makassar berupa paket disamarkan dibungkus rapi bersama kerupuk cirihas Pontianak untuk mengelabui petugas,” ungkap Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe didampingi Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Yudhiawan saat konferensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar, Senin (9/12/2019).

Lanjut Irjen Pol Mas Guntur, pelaku dan barang (sabu) datang dengan berbeda pesawat menuju kota Makassar.

Irjen Pol Mas Guntur mengungkapkan pelaku yang diamankan tiga orang dan satu tertembak karena melakukan perlawanan saat diamankan. Ketiganya yakni Syahrul alias Calu, AA dan AK.

Pelaku yang tertembak meninggal dunia bernama Syahrul alias Calu diketahui baru dua bulan yang lalu keluar dari LP Makassar dengan kasus yang sama (sabu).

“Yang bersangkutan dulunya diponis penjara dan sudah menjalani selama 5 tahun 4 bulan begitu keluar terbuka lagi niatnya sehingga datanglah barang (sabu) seberat 5 kilo gram,” jelas Irjen Pol Mas Guntur.

Lanjut Irjen Pol Mas Guntur menerangkan, pemakaian sabu senilai satu gram bisa digunakan untuk 10 orang pemakai berarti pemakai sabu untu 5 kilo gram dapat digunakan untuk 50 ribu orang pemakai.

Dengan keberhasilan polisi menangkap peredaran sabu 5 kilo gram, kata Irjen Pol Mas Guntur, 50 ribu orang bisa diselamatkan untuk memakai barang haram tersebut.

Kapolda Sulsel mengatakan pada tahun 2019 jajaran Polda Sulsel telah berhasil mengungkap peredaran sabu sebanyak 35,6 kilo gram, ganja sebanyak 1,2 kilo gram dan ekstasi sebanyak 1.775 butir.

“Di akhir tahun ini pengungkapan sabu sebanyak 5 kilo gram diungkap Polrestabes Makassar,” pungkasnya. (**)