Diduga Corona, Kepala Sub Bagian Hukum Pemkot Makassar Meninggal dengan Status PDP

Ilustrasi Corona (Shutterstock.com)

Ilustrasi Corona (Foto Shutterstock.com).

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Makassar meninggal di RS Haji Makassar  Senin, 6 April 2020 pukul 18.45 WITA. Pasien bernama Zulkiflie Marauni itu masuk dalam pengawasan (PDP) virus Corona atau Covid-19.

Menurut keterangan pihak Rumah Sakit Haji, pasien tersebut masuk ke rumah sakit pada pukul 15.10 WITA dengan keluhan demam dan sulit menelan. “Iya benar. Dia masuk pukul 15.10 WITA, meninggal pukul 18:45 WITA,” ujar Una, selaku tim pengendalian Covid-19 RS Haji Makassar.

“Jadi keluhannya itu demam sama susah menelan. Menurut informasi keluarganya, sudah tiga hari dia sulit menelan,” dia menambahkan.

Baca Juga:

    Sejauh ini pihak rumah sakit belum mengetahui secara pasti riwayat penyakit yang diderita pasien. Karena saat ditangani, pasien langsung diambil foto thorax. Pasien yang diduga terjangkit Covid-19 ini datanya telah dikirim dan akan diketahui hasilnya sekitar tiga hari mendatang.

    “Kami belum sempat melakukan pemeriksaan mendalam (terkait riwayat penyakit). Tapi sudah dilakukan pemeriksaan foto thorax. “Hasil positifnya (Covid-19) nanti kita tau setelah hasil swabnya. Biasanya tiga hari kedepan,”jelas Una.

    Pasca meninggal dunia, jenazah pasien langsung diserahkan jepada tim gugus percepatan penanganan covid-19.

    “Jenazah kami serahkan ke tim gugus percepatan penanganan Covid-19 dan sudah dibawa tadi,” tegasnya.

    Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak Pemkot Makassar.