Gerakan Kristen Indonesia Sulsel Kecam Aksi Bom Bunuh Diri di Depan Gereja Katedral

Edward Wijaya Horas.

Edward Wijaya Horas.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  – Makassar seketika berubah kelam dan gelisah akibat dentuman bom bunuh diri yang terjadi di sekitar Gereja Katedral pada Ahad 28 Maret 2021.

Ketua DPD Gerakan Kristen Indonesia (Gekira) Sulsel Edward Wijaya Horas mengecam aksi brutal tersebut.

“Tindakan kekerasan ini tidak bisa ditolerir, kita mengecam dan mengutuk keras peristiwa yang terjadi di Makassar, suatu tindakan yang merusak tatanan kehidupan kita yang selama ini kondusif dan tenang di kota tercinta Makassar,” ujar Edward.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sulsel itu meminta kepada semua pihak, agar membuat aman dan nyaman Kota Makassar.

“Tentu harapan kita bahwa, pasca aksi ini. Makassar tetap aman dan nyaman, kita juga berharap bahwa masyarakat tidak panik dan terprovokasi,” kata Edward.

Bendahara DPD Gerindra Sulsel tersebut, memberikan kepercayaan kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini kepolisian untuk mengusut tuntas kejadian tersebut.

“Tentu kita percayakan kepada Kepolisian untuk mengusut motif pelaku melakukan aksi bom bunuh diri, dan memproses siapa dalang dibalik kejadian itu. Polisi akan profesional mengungkap ini,”jelasnya.