Aset Abu Tours yang Telah Dijual Tidak Bisa Disita Begitu Saja

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, Jumat, 13 Juli 2018.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, Jumat, 13 Juli 2018.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com — Puluhan jamaah Abu Tours menginginkan seluruh aset milik CEO Abu Tours, Hamza Mamba, disita termasuk yang telah dipindahtangankan, Jumat, 13 Juli 2018. Hal tersebut dikatakan oleh salah satu Agen Abu Tours, Anugrah, di Pengadilan Negeri Makassar saat mengikuti sudang pra peradilan kasus Abu Tours.

“Kita minta agar seluruh aset Abu Tours yang telah dipindahtangankan ke pihak ketiga untuk diusut penyidik Polda Sulsel,” ujarnya.

Sementara itu, Kabud Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani yang dikonfirmasi menyebutkan bahwa, tidak bisa serta-merta melakukan penyitaan.

“Kita perlu kaji lebih dalam dan butuh pembuktian apakah betul aset itu dia,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, Jumat, 13 Juli 2018.

Lebih lanjut, Dicky Sondani menjelaskan, penyitaan aset Abu Tours oleh penyidik bisa saja dilakkukan apabila aset tersebut cuma dititipkan pada keluarga Hamzah Mamba. Penyitaan juga bisa dilakukan, apabila ada petunjuk keberadaan aset milik Hamza Mamba tersebut.

“Kalau aset itu dititip di keluarganya itu bisa kita sita, karena memang masih milik dia. Namun, kalau sudah milik pihak ketiga atau dialihkan ke pihak ke tiga, itu butuh pembuktian,” jelasnya.

Hal tersebut dikarenakan, apabila aset Abu Tours yang telah dipihak ketigakan ada kajian mendalam, termasuk sejak kapan dipindahtangankan.

“Misal sudah dijual ke orang lain, terus ini kasuskan bergulir Januari 2018. Namun, berpindah tangan atau dijual 2017 itu pasti tidak bisa. Contohnya lamborgini itukan kita tidak bisa karena sudah dijual 2017 lalu,”katanya.(**)