40 Pengawas Pemilu di Sulsel Diberi Santunan

Sebanyak 40 orang jajaran pengawas Pemilu di sembilan kabupaten/kota se-Sulsel yang mengalami kecelakaan kerja pada Pemilu April lalu diberikan santunan oleh Bawaslu., Sabtu 28 September 2019.

Sebanyak 40 orang jajaran pengawas Pemilu di sembilan kabupaten/kota se-Sulsel yang mengalami kecelakaan kerja pada Pemilu April lalu diberikan santunan oleh Bawaslu., Sabtu 28 September 2019.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com –  Sebanyak 40 orang jajaran pengawas Pemilu di sembilan kabupaten/kota se-Sulsel yang mengalami kecelakaan kerja pada Pemilu April lalu diberikan santunan oleh Bawaslu., Sabtu 28 September 2019.

Penyetahan santunan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan Laode Arumahi di Ramiza Cafe Malili Luwu Timur. Yaitu l Ketut Swardana (Pamwascam Kecamatan Angkona) Rp. 8.250.000, Hasmiati (PTPS Desa Manurung) Rp. 16.500.000, dan Arnita Anton (PTPS Desa Harapan) Rp 8.250.000

Pada kesempatan itu Ketua Bawaslu Sulsel Arumahi menjelaskan, santunan ini merupakan wujud tanggung jawab dan kepedulian Bawaslu terhadap jajarannya yang mengalami kecelakaan atau sakit dalam menjalankan tugas pengawasan di lapangan.“Tolong jangan melihat jumlah santunan yang diberikan tapi lihat nilai kepedulian Bawaslu terhadap jajarannya yang secara ikhlas melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab” ujarArumahi.

Santunan serupa telah diserahkan oleh pimpinan Bawaslu Sulsel masing-masing Azry Yusuf di Kabupaten Gowa dan Takalar, Adnan Jamal di Bone, Asradi di Sinjai. Selanjutkan akan diserahkan Saiful Jihad di Parepare, dan Hasmaniar di Enrekang.

Nilai santunan jajaran pengawas Pemilu yang mengalami kecelakaan kerja terdiri dari dia kategori; luka/sakit berat sebesar Rp 16.500.000 dan luka/sakit sedang Rp 8.250.000.