Aktivis dan Ormas Ajak Masyarakat Sulsel Jaga Harmonisasi Bangsa

Dialog kebangsaan yang digagas oleh Koalisi Aktivisi Cinta Tanah Air Indonesia, Sabtu 5 September 2020.

Dialog kebangsaan yang digagas oleh Koalisi Aktivisi Cinta Tanah Air Indonesia, Sabtu 5 September 2020.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Sejumlah aktivis dan ormas di Sulawesi Selatan mengajak seluruh masyarakat Sulawesi Selatan untuk tetap menjaga harmonisasi di tengah pandemi Covid-19. Terlebih dengan diselenggarakannya Pilkada serantak.

Kapuslitbang Konflik, Demokrasi, Hukum dan Humaniora LPPM Universitas Hasanuddin, Sakka Pati mengatakan hampir seluruh dunia mendapatkan musibah dan berdampak luas. Imbasnya pada persoalan ekonomi.

“Persoalan ekonomi dan politik. Ancaman di wilayah politik kita bisa lihat dengan lahirnya berbagai gerakan yang mengancam disharmonisasi bangsa , kita tidak ingin melihat adanya perbedaan yang justru semakin melemahkan jalannya pemerintahan hari ini, kita harus bersama menguatkan pemerintah untuk keluar dari ujian covid-19,”kata Sakka Pati dalam dialog kebangsaan yang digelar olrh Koalisi Aktivis Cinta Tanah Air, Sabtu 5 September 2020 .

Sementara tokoh agama, Abdul Wahid mengatakan covid-19 ini ada plus minus nya. Sehingga perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat.

“Kita kompak untuk seluruh komponen bangsa bahwa masalah yang dihadapi bangsa hari ini kita harus bersinergi,tanpa kekompakan maka yakin muncul dirharmonisasi bangsa,”ucapnya.

Sedangkan Presidium GMNI Pusat Didin Saputra mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga harmonisasi dan mengecam kelompok yang meronrong kedaulatan bangsa dan ingin memecah persatuan NKRI

Senada ketua NU kota Makassar, Kaswad Sartono menambahkan warga Sulsel harus menjaga harmonisasi ditengah pandemi Covid-19 Jelang Pilkada.

“Indonesia cukup harmonis.Perbedaan ada, tapi menghormati perbedaan dan melakukan kerja sama walau beda Pilihan,” tutur Kaswad.

Turut hadir pula dalam kegiatan ini Ahmad Akbar sebagai Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia SulSelbar.