MUI Sulsel: Haram Beri Uang ke Pengemis

Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel mengeluarkan fatwa haram terkait eksploitasi dan mengemis di jalan atau ruang publik.

Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel mengeluarkan fatwa haram terkait eksploitasi dan mengemis di jalan atau ruang publik.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel mengeluarkan fatwa haram terkait eksploitasi dan mengemis di jalan atau ruang publik. Fatwa ini mulai berlaku dan ditetapkan pada 27 Oktober.

Ini disampaikan Sekretaris Umum MUI Sulsel, DR KH Muamar Bakry dalam jumpa persnya di Warkop Walet Jl Boulevard Sabtu (30/10).

Menurut Muamar, fatwa haram ini dikeluarkan sebab saat ini marak sindikat terkoordinir yang mengeksploitasi pengemis untuk meminta minta di jalan dan ruang publik hingga mengganggu Ketertiban umum.

Fatwa tersebut salah satunya berdasar pada hadis riwayat al-bukhari Tirmidzi dan al -Albani tentang larangan eksploitasi anak.

“Haram mengeksploitasi orang untuk meminta minta. Bagi pemberi, haram memberi bagi peminta minta di jalan dan ruang publik karena mendukung pihak yang mengeksploitasi pengemis serta tidak mendidik karakter yang baik,” ujar Muamar.

Dengan hadirnya fatwa ini, MUI Sulsel berharap jika lembaga pengelola zakat dan lembaga kemanusiaan lainnya bekerjasama dengan pemerintah untuk melakukan pembinaan. Dan bagi penegak hukum dapat menindaki pelaku eksploitasi orang karena dianggap sebagai kejahatan kemanusiaan.(***)